salam

Assalamua'laikum Warahmatullahi Wabarakatuh,, Hello, I'm Westi Susi Aysa and I will be an Agent of Moeslim. How about you ukh? :)

Selasa, 07 Oktober 2014

Report of Training Task 2

























Assalamua’laikum Warahmatullahi Wabarakatuh wahai saudara-saudariku...
Allhamdulillah, segala puji bagi Allah Swt atas kenikmatan yang diberikan kepada kita semua hingga masih beraktivitas seperti biasa.

Tema tulisan kali ini ialah bentukan laporan terkait pembuatan dan analisis peta terdampak yang saya lakukan sebagai tugas atau follow up dari training Qgis dan InaSAFE yang telah saya dapatkan sebelumnya. Ini merupakan tugas kedua saya dari keseluruhan rangkaian Training OSM Roadshow to Campus. Untuk tugas pertama silahkan lihat di postingan sebelumnya *sedikit promosi :D hihihihi...
Pada tugas kedua ini bersifat optional. Peserta training dibebaskan untuk memilih 1 dari 2 bentukan tugas yang diberikan oleh trainer (TIM HOT). Pada tugas 2 ini sebenarnya saya memilih tugas berupa pembuatan training sederhana namun karena terkendala waktu luang dai peserta hingga saat ini training tersebut tidak terlaksana. Ya.. karena sifatnya optional saya pun memilih tugas kedua yakni Pembuatan dan Analisis Peta Terdampak Bencana.
Baiklah, sebelum saya bercerita atau melaporkan tentang hasil pembuatan dan analisis peta yang telah saya lakukan. Mari kita mulai dengan melirik apa sih sebenarnya QGis dan InaSAFE itu? dan apa saja hubungannya dengan OSM hingga saya harus menjelaskan Qgis dan InaSAFE pada rangkaian tugas pelatihan Training OSM roadshow to campus ini. Penasaran ? hehehe... OK

A.      Pengertian OSM, Qgis dan Inasafe (All About of Qgis and InaSAFE)

*  OSM atau biasa disebut Openstreetmap adalah sebuah alat untuk membuat dan berbagi informasi dalam bentuk peta. Siapapun dapat berkontribusi untuk OSM sehingga ribuan orang menambahkan proyek setiap harinya. Hal yang paling penting adalah peta OSM disimpan di dalam internet, dan siapapun dapat mengakses peta tersebut kapanpun dan gratis (Modul dasar OSM).
**QGis atau biasa dikenal dengan Quantum Gis ialah sebuah alat atau tools yang digunakan dalam pemetaan yang bersifat open sources.
***InaSAFE merupakan sebuah plugin yang dapat dimasukan pada QGIs yang dapat memudahkan kita menganalisis dampak
****Keterkaitan OSM, QGis dan InaSAFE, terdapat keterkaitan erat antara OSM, QGis dan InaSAFE. itulah sebabnya saya memilih menjelaskan kembali tentang OSM. Untuk lebih jelasnya mari lihat diagram keterkaitan atau hubungan antara OSM, QGis dan InaSAFE

Berikut diagram keterkaitan atau hubungan antara OSM, Qgis dan inaSafe :

Sumber : Powerpoint OSM
Ket :
                                                                         *
Osm Sebagai alat pengumpul data (data collection), dimana data yang bisa diambil dari OSM ialah data keterpaparan (exposure) berupa data bangunan, jalan dan jumlah penduduk yang disajikan dalam bentuk data vektor (.shp) sehingga bisa langsung digunakan pada Qgis.
**
QGis sebagai tools yang digunakan untuk menganalisis data.  QGis menyediakan berbagai alat analisis misalnya geoprocessing tools dan alat penyajian peta (layout peta) misalnya map composer. Aplikasi QGis sekarang sudah dalam versi 2.4 atau biasa disebut QGis Chugiak.
***
InaSAFE sebagai plugin atau salah satu tools analisis tambahan yang tersedia pada QGis. Fungsi dari plugin InaSAFE ini sangat urgen terutama dibidang kebencanaan. Hal ini disebabkan InaSAFE dapat menghitung dampak dari suatu bencana misalnya jumlah penduduk dan bangunan terdampak dan menghitung kebutuhan minimum dari penduduk yang terdampak. Data yang dibutuhkan untuk menjalankan InaSAFE ialah data keterpaparan (Exposure) dan data ancaman (hazard). InaSAFE menghasilkan 2 jenis data yakni peta dan teks berupa tabel.

*Gimana? sudah jelas hubungan antara ketiga komponen itu? yaaa... hubungan mereka bertiga baik-baik saja...  hehehe #just kidding :D.

Nah sekarang mari Membuat Peta dan Analisisnya...
Berikut Tahapan untuk menyelesaikan Pembuatan Peta dan Analisis Peta Terdampak Bencana :

1.           Pengumpulan Data


Seperti yang telah saya katakan di atas untuk memulai analisis menggunakan plugin InaSAFE, kita membutuhkan 2 jenis data yakni data keterpaparan dan data ancaman. Oleh karena itu, terlebih dahulu kita mengumpulkan kedua data tersebut. Berikut cara untuk mengumpulkan data :

a.            Data Keterpaparan (Exposure)
Data ini berupa data jalan dan bangunan yang berbentuk format .shp. Data ini dapat diperoleh dari data OSM dengan menggunakan 2 tempat pengambilan yakni dengan menggunakan web (http://hot-export.geofabrik.de/) dan  (http://download.geofabrik.de/asia/indonesia.html) . Tapi pada pengambilan data keterpaparan ini, saya menggunakan web (http://hot-export.geofabrik.de/)  (menurut saya cara ini lebih mudah :D).
        Berikut cara atau langkah untuk memperoleh data keterpaparan tersebut :
sumber : video pribadi 

b.     Data Ancaman (Hazard)
Nah, data ancaman ini bisa berupa data ancaman bencana banjir. Untuk perolehan data ancaman banjir di suatu wilayah atau daerah seharusnya bisa diperoleh pada dinas terkait. Namun, karena ini hanya berupa latihan saya membuat sendiri data ancaman banjir. Perlu diketahui, karena data ancaman ini berupa format .shp kita bisa membuatnya sendiri. NB : ini hanya pada saat latihan ya,,, kalau untuk analisis yang sebenarnya wajib menggunakan data ancaman banjir yang valid.

c.     Data Administrasi
Data Administrasi ini juga berbentuk format poligon (.shp). Saya memperolehnya dari data shp Kota Makassar. Karena lingkup wilayah yang saya analisis hanya terdiri dari 2 kelurahan saja maka perlu adanya pemotongan batas administrasi sesuai dengan daerah analisis tersebut.  Untuk perolehan data administrasi ini, saya mengambilnya dari data semester 3 dulu dengan format .shp...

d.     Data Penduduk
Saya menggunakan data penduduk karena pada tugas ini saya juga menganalisis populasi terdampak banjir. Data ini saya peroleh dari data OSM yang telah diberikan pada saat training dilakukan. Data ini dalam format raster. 

2.     Analisis InaSAFE
Berikut cara atau langkah analisis data terdampak menggunakan inaSAFE
sumber : video pribadi

Hasil Analisis InaSAFE terdiri dari 2 jenis data yakni peta dan teks (tabel). Berikut data hasil analisis inaSAFE yang telah saya capture
.
 Hasil analisis peta bangunan terdampak dalam bentuk .pdf 

  Hasil analisis teks (tabel) bangunan terdampak dalam bentuk .pdf 

A


Hasil analisis peta populasi  terdampak dalam bentuk .pdf 


   Hasil analisis teks (tabel) populasi terdampak dalam bentuk .pdf 

a.            Analisis Bangunan Terdampak
        Pada lokasi studi yakni kelurahan Tamalanrea Indah dan kelurahan Tamalanrea Jaya terdapat 4.360 unit bangunan. Setelah dianalisis menggunakan plugin InaSAFE terdapat 1.370 unit bangunan terdampak banjir dan 2.990 unit bangunan tidak terdampak banjir. Dari 1.370 unit bangunan terdampak, terdapat 113 unit rumah, 54 unit bangunan lain dan 2 unit universitas. 
Berdasarkan batas administrasi, pada Kelurahan Tamalanrea Indah terdapat 836 unit bangunan terdampak. Sedangkan pada kelurahan Tamalanrea Jaya terdapat 534 unit bangunan terdampak. Untuk detail bangunan yang sudah ditetapkan oleh inaSAFE misalnya menghitung tipe bangunan RS, sekolah dan kantor tidak dapat dihitung karena pada data yang digunakan tidak tersedia pada atribute tablenya. 
b.            Analisis Populasi Terdampak
     Pada wilayah studi yakni Kelurahan Tamalanrea Indah dan Kelurahan Tamalanrea Jaya terdapat 35.000 total populasi. Dari perhitungan inaSAFE yang dilakukan, terdapat 7000 orang/populasi yang terdampak banjir dan 70 orang yang membutuhkan evakuasi.  Selain informasi populasi terdampak, plugin inaSAFE juga memungkinkan kita menghitung kebutuhan minimum dari populasi yang terdampak. Pada kasus ini, 7000 orang terdampak membutuhkan 196 kg beras, 1.225 liter air minum, 7.350 liter air bersih, 14 unit alat rumah tangga dan 4 unit toilet per minggu. 
InaSAFE juga dapat menghitung kebutuhan populasi terdampak berdasarkan gender misalnya untuk wanita. Pada Kelurahan Tamalanrea Jaya terdapat 2.065 wanita dengan kebutuhan perlengkapan kebersihan 1.639 unit dan 192 kg kebutuhan tambahan beras untuk ibu hamil dan ibu menyusui. Sedangkan, pada Kelurahan Tamalanrea indah terdapat 1.466 wanita terdampak dengan kebutuhan perlengkapan kebersilan sebanyak 1.164 unit dan 137 kg kebutuhan tambahan beras untuk ibu hamil dan ibu menyusui. 
Selain itu, InaSAFE juga dapat menghitung populasi terdampak berdasarkan umur. Pada kelurahan Tamalanrea Jaya terdapat 1.074 remaja/anak-anak, 2.726 orang dewasa dan 330 orang usia lanjut yang terdampak banjir. sedangkan untuk Kelurahan Tamalanrea Indah terdapat 762 orang remaja, 1.935 orang dewasa dan 235 orang usia lanjut yang terdampak banjir.


3.     Layout Peta (Map Composer)
Berikut langkah atau cara layout peta menggunakan map composer yang telah saya lakukan :
sumber : Video Pribadi


Ini merupakan gambar atau peta yang telah dihasilkan dari map composer ... Gambar ini dalam format .png, hal ini dimaksudkan agar peta atau gambar yang dihasilkan tidak pecah ketika di zoom :)
 Peta Bangunan Terdampak

Peta Populasi Terdampak

4.     Hambatan dan Kendala selama Pembuatan Peta Analisis Terdampak 
Tools Georeferensing pada QGis.. Nah, pada tools ini saya mengalami permasalahan yakni peta yang telah saya intersect, clip dan union tidak muncul pada kanvas peta saya. Ternyata, perlu kita ketahui bersama hal tersebut dikarenakan data yang akan saya intersect, clip ataupun union terlalu berat (memiliki banyak atribut table). Jadi, disarankan sebelum menganalisis vektor pastikan dulu untuk menghapus atribut table yang tidak diperlukan. :)

**
Plugin InaSAFE, setelah melakukan atau me-running plugin inaSAFE seharusnya menghasilkan 2 data yakni data peta dan data teks (tabel). Namun, pada kasus kemarin data peta tidak muncul.

A
***
Map Composer, Selama beberapa kali melakukan layout pada map composer selalu terkendala pada saat pengaturan grid. ketika mengatur grid selalu terjadi not responding pada map composer saya.


Allhamdulillah, walaupun dengan beberapa kendala. Akhirnya peta analisis terdampak ini dapat diselesaikan sebagai syarat pengumpulan tugas QGis.

Terima kasih saya hanturkan kepada TIM HOT (Humanitarian Openstreetmap Team) selaku trainer pada saat saya memperoleh ilmu ini, karena berkat ilmu yang diberikan saya menerapkan ilmu pemetaan ini dan berbagi pengalaman dengan anda sekalian melalui tulisan ini.  *Semoga Allah membalas kebaikan kita semua..Aamiin.. Allahuma Aamiin J.

“Dan sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain” (H.R Thabrani)

-Mari Belajar Pemetaan-
-Mari Bergabung Bersama Komunitas Open Street Map-
-Mari Berguna Bagi Semua Orang-


*Westi Susi Aysa*


Kamis, 02 Oktober 2014

Iman.. Islam.. Ihsan

Assalamua'laikum Warahmatullahi Wabarakatuh Wahai sahabat.. :)
Postingan kali ini, mari mengenal ISLAM.. IMAN.. dan IHSAN 

Ada yang sudah tau sebelumnya apa itu ISLAM.. IMAN.. dan IHSAN ??  Baiklah mari sama-sama belajar.... 

IMAN 

Iman adalah at tashdiq, yaitu pengakuan dan pembenaran. RasulullahShallallahu ‘alaihi wa sallam mendefinisikan iman dalam hadits ini sebagai keyakinan yang ada dalam batin. Dan Ahlus Sunnah berkeyakinan, iman adalah perkataan, perbuatan, dan niat (kehendak hati). Dan sesungguhnya, amal perbuatan termasuk ke dalam nama iman. [ Qawaid wa fawaid arbain nawawiyah hal 38 ]
Iman dapat bertambah dan berkurang. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَّعَ إِيمَانِهِمْ
…supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada)… [al Fath : 4].
Iman adl keyakinan dalam hati yg diucapkan oleh lisan & diwujudkan dalam amal perbuatan.
Keyakinan tersebut meliputi enam rukun iman, yaitu iman kpd Allah, malaikat, kitab, nabi & rasul, hari akhir, qadla & qadar. Keenam rukun iman tersebut adl bentuk amal batiniah sbg wujud pengakuan hati manusia terhadap kebesaran Allah, yg nantinya akan mempengaruhi segala aktifitas yg dilakukan. Manusia adl makhluk dgn segala kelebihan & kekurangan yg ada. Keimanan akan membawa manusia ke titik penyadaran diri sbg hamba Allah yg tunduk di bawah kekuasaan Allah.
Ketika keyakinan terhadap keenam rukun tersebut sudah tertanam dalam hati, maka tentu kita akan berusaha utk menjalani kehidupan sesuai dgn koridor hukum Allah yg pd akhirnya akan membawa ke arah kehidupan yg berkualitas.

ISLAM 
Secara bahasa, Islam berarti tunduk dan menyerah sepenuhnya kepada Allah Azza wa Jalla. Adapun secara istilah, disebutkan :
الإِسلامُ: اَلإِستِسلاَمُ للهِ بِالتَوحَيدِ وَاالإِنقِياَدُ لَهُ بِالطَّاعَةِ وَالبَرَاءَةُ مِنَ الشِّركِ وَأَهلِه
Islam adalah patuh dan tunduk kepada Allah dengan cara mentauhidkan, mentaati dan membebaskan diri dari kemusyrikan dan ahli syirik. [Syarah Tsalatsatil ushul, syaikh Ibn ‘Utsaimin hlm. 68-69]
Islam dijelaskan dgn penjabaran 5 rukun Islam, yaitu syahadat, shalat, zakat, puasa & haji.
1. Syahadat merupakan kesaksian bahwa Tiada Tuhan yg berhak disembah selain Allah & Nabi Muhammad adalah  Utusan Allah. 
2. Shalat merupakan bentuk hubungan vertikal secara langsung antara hamba dgn Sang Khalik. 
3. Zakat merupakan  wujud kepedulian sosial terhaadap sesama manusia. 
4. Puasa merupakan ujian melawan hawa nafsu. 
5. Haji  adalah  ajang mempererat ukhuwah islamiyah dgn sesama saudara muslim dari seluruh dunia.

Kelima rukun tersebut merupakan amal lahiriah sbg perwujudan dari makna Islam itu sendiri, yaitu kepasrahan diri secara total kpd Allah. Artinya, kepasrahan sbg makna Islam tdk hanya disimpan dalam hati, melainkan diwujudkan lewat perbuatan nyata yaitu kelima rukun Islam tersebut.

IHSAN

Sabda Rasulullah ketika beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendefinisikan kata ihsan “engkau menyembah Allah seolah-olah melihatNya dan seterusnya” mengisyaratkan, bahwa seorang hamba menyembah Allah dalam keadaan seperti itu. Berarti, ia merasakan kedekatan Allah dan ia berada di depan Allah seolah-olah melihatNya. Hal ini menimbulkan rasa takut, segan dan mengagungkan Allah, seperti dalam riwayat Abu Hurairah: “Hendaknya engkau takut kepada Allah seolah-olah engkau melihatNya”.

Ihsan adalah cara bagaimana seharusnya kita beribadah kpd Allah. Rasulullah mengajarkan agar ibadah kita dilakukan dgn cara seolah kita berhadapan secara langsung dgn Allah. Cara ini akan membawa ibadah kita ke maqam (tingkat) yg lbh dekat kpd Allah dgn perasaan penuh harap, takut, khusyu’, ridlo & ikhlas kpd Allah. Perasaan tersebut menjadikan ibadah yg kita lakukan tdk hanya sekadar menjadi kewajiban, tetapi merupakan kebutuhan jiwa dalam penghambaan diri kpd Allah.
Jika cara tersebut belum bisa kita lakukan, maka ibadah kita lakukan dgn keyakinkan bahwa Allah pasti melihat & mengetahui semua yg kita lakukan. Dengan demikian, tentu kita akan berusaha semaksimal mungkin dalam menjalankan perintah & meninggalkan larangan Allah.

Allhamdulillah.. sampai disini sudah mengertikan apa itu IMAN.. ISLAM dan IHSAN ?
Oke untuk lebih asyik belajarnya.. yuk lihat video edukatif islami ini :


Hubungan antara iman islam & ihsan

Islam, Iman & Ihsan adl satu kesatuan yg tdk bisa dipisahkan satu dgn lainnya. Iman adl keyakinan yg menjadi dasar akidah. Keyakinan tersebut kemudian diwujudkan melalui pelaksanaan kelima rukun Islam. Sedangkan pelaksanaan rukun Islam dilakukan dgn cara ihsan, sbg upaya pendekatan diri kpd Allah.
Untuk mempelajari ketiga pokok ajaran agama tersebut, para ulama mengelompokkannya lewat 3 cabang ilmu pengetahuan. Rukun Islam berupa praktek amal lahiriah disusun dalam ilmu Fiqh, yaitu ilmu mengenai perbuatan amal lahiriah manusia sbg hamba Allah. Iman dipelajari melalui ilmu Tauhid (teologi) yg menjelaskan tentang pokok-pokok keyakinan. Sedangkan utk mempelajari ihsan sbg tata cara beribadah adl bagian dari ilmu Tasawuf.

Para pembaca yang dirahmati Allah, kita sering mendengar kata Islam, kata muslim, oh si fulan beragama islam, oh si fulan melakukan amalan islam. Begitu juga dengan kata–kata laen yang semisal seperti, dia adalah orang mu’min, dia telah beriman kepada Allah, lantas apa kita sudah mengetahui apa makna islam, iman serta ihsan, dan hubungan diantara ketiganya. Maka dengan ini kami penggalkan sebuah hadits dari nabi yang menjelaskan hal ini.
Teks Hadits
حَدِيْثُ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَارِزًا يَوْمًا لِلنَّاسِ فَأَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ: مَا الْإِيْمَانُ؟ قَالَ: «الْإِيْمَانُ أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَبِلِقَائِهِ وَبِرُسُلِهِ وَتُؤْمِنَ بِالبَعْثِ» قَالَ: مَا الْإِسْلَامُ؟ قَالَ: «الْإِسْلَامُ أَنْ تَعْبُدَ اللهَ وَلَا تُشرِكَ بِهِ وَتُقِيْمَ الصَّلَاةَ وَتُؤَدِّيَ الزَكَاةَ المـَفْرُوضَةَ وَتَصُومَ رَمَضَانَ» قَالَ: مَا الْإِحْسَانُ؟ قَالَ: «أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ»
Hadits riwayat Abu Hurairah , ia berkata; bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada suatu hari muncul bersama para sahabat, lalu datanglah orang asing yang kemudian bertanya: “Apakah iman itu?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Iman adalah kamu beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, percaya akan bertemu dengan-Nya, beriman kepada rasul-rasul-Nya, dan beriman kepada hari kebangkitan.” Orang asing itu berkata: “Apakah Islam itu?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Islam adalah kamu beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukannya dengan suatu apapun, kamu dirikan shalat, kamu tunaikan zakat yang diwajibkan, dan berpuasa di bulan Ramadhan”. itu berkata: “Apakah ihsan itu?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallammenjawab: “Kamu beribadah kepada Allah seolah-olah melihat-Nya dan andaipun kamu tidak melihat-Nya sesungguhnya Dia melihatmu”. (shahih al-Bukhariy no. 48)
Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan: Di dalam (penggalan) hadits ini terdapat dalil bahwasanya Iman, Islam dan Ihsan semuanya diberi nama ad din/agama (Ta’liq Syarah Arba’in hlm. 23). Jadi agama Islam yang kita anut ini mencakup 3 tingkatan; Islam, Iman dan Ihsan.

Allhamdulillah setelah mengetahui hubungan antara Islam Iman dan Ihsan... Semoga kita bisa mengamalkan apa yang telah diperintahkan Allah Swt dengan Ihsan.. aamin aamin yaa Rabbala'lamin :)

yuk nton video edukatif islami ini lagi :)

 


sumber : http://www.mozaikislam.com/608/pengertian-dan-hubungan-antara-iman-islam-dan-ihsan.htm
              http://ibnaun.wordpress.com/2014/04/19/hubungan-antara-islam-iman-dan-ihsan/

Mari Membaca Surah Al Kahf

KEUTAMAAN-KEUTAMAAN MEMBACA AL KAHFI HARI JUM'AT


Hari Jum’at merupakan hari yang mulia. Bukti kemuliaannya, Allah mentakdirkan beberapa kejadian besar pada hari tersebut. Dan juga ada beberapa amal ibadah yang dikhususkan pada malam dan siang harinya, khususnya pelaksanaan shalat Jum’at berikut amal-amal yang mengiringinya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ قُبِضَ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ

"Sesungguhnya di antara hari kalian yang paling afdhal adalah hari Jum'at. Pada hari itu Adam diciptakan dan diwafatkan, dan pada hari itu juga ditiup sangkakala dan akan terjadi kematian seluruh makhluk. . . . " (HR. Abu Dawud, an Nasai, Ibnu Majah, Ahmad, dan al Hakim dari hadits Aus bin Aus)

Membaca Surat Al-Kahfi

Salah satu amal ibadah khusus yang diistimewakan pelakasanaannya pada hari Jum’at adalah membaca surat Al-Kahfi. Berikut ini kami sebutkan beberapa dalil shahih yang menyebutkan perintah tersebut dan keutamaannya.

1. Dari Abu Sa'id al-Khudri radliyallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallambersabda:

مَنْ َقَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمْعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّوْرِ فِيْمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيْقِ

"Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada malam Jum’at, maka dipancarkan cahaya untuknya sejauh antara dirinya dia dan Baitul 'atiq." (Sunan Ad-Darimi, no. 3273. Juga diriwayatkan al-Nasai dan Al-Hakim serta dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih al-Targhib wa al-Tarhib, no. 736)

2. Dalam riwayat lain masih dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu 'anhu,
مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمْعَةِ أَضَآءَ لَهُ مِنَ النُّوْرِ مَا بَيْنَ الْجُمْعَتَيْنِ

"Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jum'at." (HR. Al-Hakim: 2/368 dan Al-Baihaqi: 3/249. Ibnul Hajar mengomentari hadits ini dalam Takhrij al-Adzkar, “Hadits hasan.” Beliau menyatakan bahwa hadits ini adalah hadits paling kuat tentang surat Al-Kahfi. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahih al-Jami’, no. 6470)

3. Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma, berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallambersabda,

مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمْعَةِ سَطَعَ لَهُ نُوْرٌ مِنْ تَحْتِ قَدَمِهِ إِلَى عَنَانِ السَّمَاءَ يُضِيْءُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَغُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَ الْجُمْعَتَيْنِ

Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua jumat.

Al-Mundziri berkata: hadits ini diriwayatkan oleh Abu Bakr bin Mardawaih dalam tafsirnya dengan isnad yang tidak apa-apa. (Dari kitab at-Targhib wa al- Tarhib: 1/298)”

Kapan Membacanya?

Sunnah membaca surat Al-Kahfi pada malam Jum’at atau pada hari Jum’atnya. Dan malam Jum’at diawali sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis. Kesempatan ini berakhir sampai terbenamnya matahari pada hari Jum’atnya. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kesempatan membaca surat Al-Kahfi adalah sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis sore sampai terbenamnya matahari pada hari Jum’at.

Imam Al-Syafi'i rahimahullah dalam Al-Umm menyatakan bahwa membaca surat al-Kahfi bisa dilakukan pada malam Jum'at dan siangnya berdasarkan riwayat tentangnya. (Al-Umm, Imam al-Syafi'i: 1/237).

Mengenai hal ini, al-Hafidzh Ibnul Hajar rahimahullaah mengungkapkan dalam Amali-nya: Demikian riwayat-riwayat yang ada menggunakan kata “hari” atau “malam” Jum’at. Maka dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud “hari” temasuk malamnya. Demikian pula sebaliknya, “malam” adalah malam jum’at dan siangnya. (Lihat: Faidh al-Qadir: 6/199).

DR Muhammad Bakar Isma’il dalam Al-Fiqh al Wadhih min al Kitab wa al Sunnahmenyebutkan bahwa di antara amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan pada malam dan hari Jum’at adalah membaca surat al-Kahfi berdasarkan hadits di atas. (Al-Fiqhul Wadhih minal Kitab was Sunnah, hal 241).
Kesempatan membaca surat Al-Kahfi adalah sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis sore sampai terbenamnya matahari pada hari Jum’at.
Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi di Hari Jum’at

Dari beberapa riwayat di atas, bahwa ganjaran yang disiapkan bagi orang yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jum’at atau pada siang harinya akan diberikan cahaya (disinari). Dan cahaya ini diberikan pada hari kiamat, yang memanjang dari bawah kedua telapak kakinya sampai ke langit. Dan hal ini menunjukkan panjangnya jarak cahaya yang diberikan kepadanya, sebagaimana firman Allah Ta’ala:

يَوْمَ تَرَى الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ يَسْعَى نُورُهُمْ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ

Pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka.” (QS. Al-Hadid: 12)


Balasan kedua bagi orang yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at berupa ampunan dosa antara dua Jum’at. Dan boleh jadi inilah maksud dari disinari di antara dua Jum’at. Karena nurr (cahaya) ketaatan akan menghapuskan kegelapan maksiat, seperti firman Allah Ta’ala:

إن الحسنات يُذْهِبْن السيئات

Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.” (QS. Huud: 114)

Surat Al-Kahfi dan Fitnah Dajjal

Manfaat lain surat Al-Kahfi yang telah dijelaskan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah untuk menangkal fitnah Dajjal. Yaitu dengan membaca dan menghafal beberapa ayat dari surat Al-Kahfi. Sebagian riwayat menerangkan sepuluh yang pertama, sebagian keterangan lagi sepuluh ayat terakhir.

Imam Muslim meriwayatkan dari hadits al-Nawas bin Sam’an yang cukup panjang, yang di dalam riwayat tersebut Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,  “Maka barangsiapa di antara kamu yang mendapatinya (mendapati zaman Dajjal) hendaknya ia membacakan atasnya ayat-ayat permulaan surat al-Kahfi.

Dalam riwayat Muslim yang lain, dari Abu Darda’ radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat dari permulaan surat al-Kahfi, maka ia dilindungi dari Dajjal.” Yakni dari huru-haranya.

Imam Muslim berkata, Syu’bah berkata, “Dari bagian akhir surat al-Kahfi.” Dan Hammam berkata, “Dari permulaan surat al-Kahfi.” (Shahih Muslim, Kitab Shalah al-Mufassirin, Bab; Fadhlu Surah al-Kahfi wa Aayah al-Kursi: 6/92-93)
Imam Nawawi berkata, “Sebabnya, karena pada awal-awal surat al-Kahfi itu tedapat/ berisi keajaiban-keajaiban dan tanda-tanda kebesaran Allah. Maka orang yang merenungkan tidak akan tertipu dengan fitnah Dajjal. Demikian juga pada akhirnya, yaitu firman Allah:

أَفَحَسِبَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنْ يَتَّخِذُوا عِبَادِي مِنْ دُونِي أَوْلِيَاءَ

Maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? . . .” QS. Al-Kahfi: 102. (Lihat Syarah Muslim milik Imam Nawawi: 6/93)


-Mari terus saling mengingatkan-
-Karena kita bersaudara-

-Westi Susi Aysa-

sumber : https://www.facebook.com/notes/yusuf-mansur-network/keutamaan-keutamaan-membaca-al-kahfi-hari-jumat/10150373697695210 

Allah, tell me what did i do today....


Jumat, 04 Juli 2014

Training OSM :)

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh :)
Allhamdulillah.. Puji Syukur selalu kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kekuatan dan kesehatan untuk tetap beraktivitas seperti biasa. Allhamdulillah juga, pelatihan sederhana ini telah dilaksanakan. Walaupun begitu banyak kendala dan hambatan yang dilalui untuk memulai. hehhehe

Saat ini, saya akan melaporkan/berbagi cerita tentang pengalaman selama training OpenStreetMap yang saya lakukan sebagai pemateri. *ini tugass ya.. hhihihi trainingnya juga sederhana kok :)

A. Tentang OSM
    OpenStreetMap (OSM) adalah sebuah proyek berbasis web untuk membuat peta seluruh dunia yang gratis dan terbuka, dibangun sepenuhnya oleh sukarelawan dengan melakukan survey menggunakan GPS, mendigitasi citra satelit, dan mengumpulan serta membebaskan data geografis yang tersedia di publik. OSM dikelola oleh organisasi nonprovit yang yang memiliki tugas membuat dan mendistribusikan peta OSM ke seluruh dunia secara gratis. http://openstreetmap.or.id/about/tentang-openstreetmap/ 

B. Pelatihan sebelumnya
    Training sebelumnya dilaksanakan di Jurusan Sipil Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin, tepatnya tanggal 5-7 Juni 2014, mulai pukul 9.00 pagi sampai pukul 16.00 WITA. Pada training ini jumlah peserta sebanyak kurang lebih 15 orang dari berbagai jurusan dan universitas di Makassar. Pada pelatihan sebelumnya banyak ilmu yang didapatkan mulai dari digitasi, upload data, survei, upload hasil survei dan download data dari OSM. Setelah dilakukan training, TIM HOT merasa perlu untuk dilakukan follow up. 

C. Tugas yang diberikan
     Tugas yang diberikan ini merupakan follow up dari hasil training yang telah dilakukan sebelumnya. Berikut adalah tabel yang berisi pilihan tugas yang harus dikerjakan oleh masing-masing
peserta. Silahkan pilih salah satu dari dua tugas berikut:

Kategori I Training
Ketentuan : 
- Peserta minimal 5 orang
- Alokasi waktu training ditentukan oleh Anda sendiri.
- Hal-hal yang wajib termuat dalam training sederhana ini antara lain:
               a. Pengantar OSM (apa itu OSM dsb)
               b. Pembuatan akun OSM
               c. Digitasi menggunakan iD editor
               d. Instalasi dan pengaturan JOSM
               e. Digitasi menggunakan JOSM
               f. Upload hasil digitasi ke OSM
                                  *Untuk tambahan materi bisa dilakukan oleh trainer.

Kategori II Pengumpulan Data
Kami diminta untuk melakukan persiapan pengumpulan data di lapangan, input data lapangan ke dalam JOSM, hingga upload hasilnya ke OSM. Hal-hal yang wajib dilakukan antara lain:

- Mempersiapkan Field Papers dan/atau GPS untuk survei lapangan
- Menggunakan Field Papers dan/atau GPS pada saat survei lapangan
- Jika Anda menggunakan Field Papers, upload foto dari Field Papers  ke dalam website Field Paper
- Jika Anda menggunakan GPS, silahkan upload file GPS Anda ke OSM.
- Masukkan hasil survei lapangan ke dalam OSM melalui JOSM
- Setelah selesai memasukkan dan mengedit hasil survei lapangan, jangan lupa untuk menguploadnya ke OSM.

*Bila Anda juga melakukan digitasi sebanyak-banyaknya selain dari hasil pengumpulan data lapangan, maka akan menjadi nilai tambah.

D. Jadwal Pelaksanaan Training
     Training dilakukan selama sehari yakni Pada Hari Jumat, tanggal 4 Juli 2014. Mulai jam 13.00 Wita sampai selesai. Bertempat di BTN AL Blok C. No. 3 Antang, Makassar.

E. Materi Training
Materi yang diberikan berupa
1. Pengantar OSM
2. Perbedaan OSM dan bidang pemetaan lainnya
3. Pembuatan akun
4. Digitasi ID Editor
5. Seputar JOSM
6. Penginstalan JOSM
7. Pengaturan JOSM (Bahasa, Citra satelit, Plug In dan Preset)
8. Pengenalan Fieldpaper dan OSM tracker
9. Upload data di OSM via ID editor dan JOSM
10. Praktek penggunaan OSM tracker

F. Id Peserta
Pada pelatihan ini terdapat 6 orang peserta wanita... Mari kita lihat siapa saja mereka... :)
1. Hartina Alwi ----->>>> ID : Hartina Alwi
2. Henny Karpita Sari ----->>>> ID : Henny Karpita Sari
3. Ernawati H ----->>>> ID : Ernawati Edu
4. Murni Ekawati ----->>>> ID : Murni Ekawati
5. Nur Wandani R.E.M.I.Dj ----->>>> ID : Nur Wandani
6. Ika Nur Faidah ----->>>> ID : INF

G. Dokumentasi
 Ini pesertanya... Kurang 1 karena yang 1 nya masih dijalan.. :)
Hartina, Kak Wanda, Kak Murni, Kak Erna dan Henny (Dari kiri ke kanan)

 Penjelasan tentang OSM pun dimulai :)

 Ini peserta saya yang 1 nya.. namanya ika faidah.. dia telat datang :) *gpp ika 

 Lagi serius nih... hihihih

 View editornya lebih dekat

 Latihan Pengambilan waypoint Menggunakan OSM Tracker Android 

Absensi dan Testimoni yang di tulis tangan :)

H. Respon Peserta / Pertanyaan dan Tanggapan
   Beberapa respon dan tanggapan dari peserta merupakan wujud antusias akan keingintahuan peserta tentang OSM. Berikut beberapa pertanyaan yang sempat dilontarkan peserta :
1. Nur Wandani : Apa saja kelemahan dari OSM ketika kita menggunakannya?
2. Bagaimana Keakuratan data dari OSM ketika kita mengambil data yang ada?
3. Apa perbedaan mendasar editor via offline dan editor via online?

I.  Kendala dan Hambatan
    Banyak kendala dan hambatan yang terjadi sebelum dan setika dilaksanakannya pelatihan ini, diantaranya:
1. Mengumpulkan peserta, banyak teman yang ingin mengikuti pelatihan ini dan tertarik dengan OSM, namun kendalanya banyak kesibukan tentang perkuliahan dipekan terakhir. Sehingga untuk menyatukan jadwal teman-teman cukup sulit.
2. Waktu yang disiapkan tidak mencukupi.
3. Jaringan Internet yang tidak tersedia begitu baik, cukup mengganggu kelancaran training ini.

J. Testimoni Peserta
1. Nur Wandani : 
Sangat bermanfaat, menambah wawasan dalam hal pemetaan untuk pelantihannya dalam                            hal menjelaskan dan mengarahkan cukup mudah dimengerti dan membuat saya lebih tertarik                          mempelajari OSM.

2. Ernawati H :
 :) Sebaiknya pemberitahuan lebih luas, Terima kasih untuk ilmunya. Semoga komunitas ini                             bisa lebih baik dan bermanfaat. Salam Planner !

3. Henny Karpita Sari : 
Mantap ! Perluas sosialisasi ilmunya.

4. Ika Nur Faidah : 
Luar Biasa !!! :) Sangat Bermanfaat,, Semangat ki sosialisasinya kanda Westi.

5. Murni Ekawati : 
Allhamdulillah, Sangat bermanfaat. Menambah ilmu pengetahuan. Sebaiknya pelatihan seperti ini diadakna lebih dari sehari atau diadakan tutorial (Pdf/buku) agar bisa lebih didalami.

6. Hartina Alwi :
 TOP banget !! Lanjutkan. 


Secara pribadi saya ucapkan banyak terima kasih kepada TIM HOT yang telah menyempatkan berbagi ilmu mengenai OSM dan juga kepada teman-teman peserta training sederhana ini, saya ucapkan banyak terima kasih untuk menyempatkan hadir berbagi ilmu. 

Semoga kita semua bisa berguna bagi semua orang terutama di Bidang Pemetaan. aamiin :)

-Westi Susi Aysa-